ISLAM DI BRAZIL

Perebutan Piala Dunia sepakbola berlangsung di Brazil, yang berpenduduk 200 juta jiwa dengan penghasilan USD.12.000 per kapita. Dinegeri ini jumlah muslim masih sangat minim, kira-kira hanya 0,02 %, yakni 1 juta jiwa saja.

Saking sedikitnya maka Islam tidak dicantumkan tersendiri dalam statistik agama-agama Brazil, tetapi masuk kategori “lain-lain”. Mayoritas muslim adalah para imigran, keturunan Libya, Palestina, Syria dan sedikit warga asli yang masuk Islam.

Masjid besar ada beberapa di Sao Paulo, tapi di Rio de Janeiro baru ada dua masjid kecil direnovasi. Padahal temuan sejarah disana menunjukkan bahwa Islam sudah dikenal di Brazil sejak 500 tahun silam. Adanya lafadz Allah , kosakata dan nama-nama kota disana berasal dari bahasa Arab. Memang sejak merdeka dari penjajahan Portugis di tahun 1882, Brazil menjadi negeri dengan warga Katolik terbesar di dunia. Mungkin ini salah satu faktor penyebab lambatnya Islam berkembang disana. Disamping itu budaya Amerika Latin yang penuh pesta pora carnival, bikini, dan minuman keras memang juga sulit digabung dengan budaya Islami.

Menurut Syekh Khalil Saifi dari Pusat Islam di Sao Paulo, penyebab utama justru dari pendekatan yang kaku dari kelompok dakwah yang beroperasi disana. Para muallaf yang baru saja masuk Islam yang sudah terkucil dari lingkungannya, ketika beberapa praktek ibadahnya tidak sejalan, langsung dikucilkan lagi oleh para pendakwah garis keras. Mereka kebingungan, mana ajaran Islam yang benar. Ditambah lagi dengan langkanya buku-buku dan literatur Islam dalam bahasa nasional yaitu Portugis. -negara Amerika Latin lainnya berbahasa Spanyol. Maka sebagian mengundurkan diri sejenak dari agama Islam.

Namun hal ini lambat laun sedang berubah. Di Rio de Janeiro sekarang memang cuma ada 500 keluarga muslim, tapi 85%nya adalah mualaf yang tidak berdarah Arab. Sejak serangan ke WTC tahun 2001 Islam menarik perhatian orang Brazil karena dianggap bentuk baru perlawanan terhadap Amerika. Kebetulan 3 minggu kemudian ada telenovela Islami bersambung di televisi bertema percintaan “The Clone”, yang memikat pemirsa. Rupanya ini mempunyai dampak dakwah positip sehingga yang masuk Islam meningkat. Kini ada 127 masjid tersebar diseluruh Brazil. Semoga Allah melimpahkan hidayah kepada bangsa Brazil./ (BP) BSI 03/2014
Lebih baru Lebih lama